Kabar Terkini- Hari raya idul fitri tak bisa dipisahkan dengan perkumpulan keluarga besar. Hal ini juga berarti akan ada budaya yang tak tertuliskan yaitu saling memberikan uang untuk keluarga yang dikunjungi khususnya pada anak-anak maupun remaja yang sedang duduk dibangku sekolah.
Namun dmeikian, perkara menukarkan uang ke dalam pecahan yang diinginmkan tak semudah yang dibayangkan, karena ternyata terdapat jumlah masyarakat yang ingin menukakarkan uangnya ke dalam bentuk pecahan nominal yang lebih kecil atau sesuai yang diinginkan untuk bisa dibagikan kepada lebih banyak anggota keluarga.
Oleh karena itu, kita akan kerap melihat berbagai jasa penukaran uang yang dijadikan sebagai usaha pada saat lebaran. Untuk membantu kebutuhan masyarakat tersebut, pemerintah melalui Bank Indonsia menyediakan layanan penukaran uang resmi, sehingga tak akan dikenakan biaya tambahan. Uang sebanyak Rp 5,4 triliun disiapkan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatera Selatan untuk penukaran uang menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah mendatang.
BI Siapkan Penukaran Uang Triuliunan
Adapun Kepala Kantor Perwakilan BI Sumatera Selatan Ricky Perdana Gozali mengatakan, jumlah uang untuk penukaran yang disiapkan itu lebih besar dibandingkan tahun lalu. Pada tahun 2023, uang pecahan yang disiapkan adalah Rp 4,7 triliun. Kenaikan 12 persen ini dilakukan agar seluruh kebutuhan masyarakat tercukupi menjelang lebaran,” kata Ricky di Palembang, Senin (18/3/2024). Ricky menjelaskan, di Sumatera Selatan terdapat 145 titik tempat penukaran uang.
Lokasi itu dimulai dari tempat perbelanjaan, stasiun, hingga jalan tol. Untuk maksimal penukaran adalah Rp 4 juta agar semuanya kebagian. Selain di tempat keramaian, BI Sumsel juga menyediakan penukaran uang lewat mobil keliling dan secara daring dengan aplikasi Pintar atau laman pintar.bi.go.id. Lewat penukaran daring, masyarakat bisa mengajukan nominal uang yang hendak ditukarkan dan lokasi pengambilan uang.
Apabila sudah mendaftar online masyarakat tidak perlu antre, tinggal membawa bukti PDF yang dikirimkan untuk langsung datang ke lokasi penukaran uang yang mau didatangi. Bank Indonesia (BI) menyediakan layanan penukaran uang untuk memenuhi permintaan masyarakat menjelang Idul Fitri. BI memiliki 449 titik layanan yang terpublikasi dalam laman Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR).
Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Marlinson Hakim mengatakan, layanan penukaran selama periode Ramadhan dan Idul Fitri dilakukan melalui perbankan dan Bank Indonesia yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. “Satu hal yang penting dari kultur dan budaya masyarakat Indonesia selama Idul Fitri adalah menggunakan uang baru. Untuk itu, BI memastikan dan menjamin pemenuhan kebutuhan uang untuk Lebaran Idul Fitri.
Tahun ini, masyarakat juga dapat menukar uang dengan paket yang lebih besar senilai Rp 4 juta. Adapun, tahun lalu besaran paket penukaran adalah Rp 3,8 juta. Untuk layanan penukaran uang rupiah baik melalui layanan penukaran terpadu, BI peduli mudik, dan kas keliling kecuali kas keliling susur sungai, masyarakat diharapkan memesan penukaran terlebih dulu melalui Aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR).
